Thursday, October 11, 2007

contact us


the package (optional)



the package (third)


the package (second)


the package (first)


Air Panas Cimanggu

Setelah lelah berwisata dengan dingin alaminya, sebaiknya anda berkunjung ke Kolam Air Panas Cimanggu sekaligus melepas penat dan lelah sertamemberikan kesehatan sambil berendam di kolam air panas. Terdapat dua jenis kolam air panas, yang pertama adalah kolam untuk umum yang airnya merupakan air panas yang bersumber langsung dari Gunung Patuha. Kedua kamar VIP, disini disediakan bak mandi untuk berendam, jadi kita menikmati hawa hangat dengan tenang dan bisa bermanja–manja dengan tubuh kita.

Pada malam hari pemandian air panas Cimanggu banyak dikunjungi wisatawan karena mereka ingin merasakan suasana malam hari di atas pegunungan yang dingin sambil berendam.

Perkebunan Rancabali

Perkebunan Rancabali terletak di Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung, 18 Km ke arah selatan atau 50 Km dari Bandung. Daerah ini terletak di ketinggian, 1628 m diatas permukaan laut. Rancabali memiliki 2 komoditi usaha, yaitu Teh dan Kina dengan areal produktif seluas 1550 Ha berada di kaki Gunung Patuha. Perkebunan Rancabali memiliki dua buah pabrik, Pabrik teh Orthodoks dan CTC.

Kawah Putih

Gunung Patuha, berada kurang lebih 2300 Meter diatas permukaan laut, sebelah selatan kota Bandung, menyimpan suatu misteri di masa lampau. Bahkan sampai sekarang masyarakat menganggap Gunung Patuha merupakan kawasan yang angker, mereka menganggap puncak Gunung Patuha dahulu merupakan tempat pertemuan para leluhur Bandung Selatan. Tetapi, misteri yang sudah menjadi turun–temurun itu mulai punah setelah terungkap oleh seorang ilmuwan Belanda peranakan Jerman, Dr. Franz Wilhelm Junghun, yang juga seorang pengusaha perkebunan Belanda yang mencintai kelestarian alam pada tahun 1837. Kondisi lembah Gunung Patuha pada waktu itu masih berupa hutan lebat, dipenuhi pohon-pohon kayu jenis lokal, seperti rasamala, saninten, huru, samida, dan lain sebagainya.


Karena rasa penasaran dan ketidakpercayaannya, Junghun terus menembus lebatnya hutan Gunung Patuha. Dan akhirnya dia menemukan suatu danau kawah yang terlihat sangat eksotik, dan sangat indah. Meski sudah ditemukan pada 1837, tapi kawasan ini baru menjadi objek wisata pada 1987 setelah dikembangkan oleh PT Perhutani (Persero) Unit III Jabar dan Banten.

Keangkeran yang semu langsung tergantikan dengan ketakjuban karena keindahan karena terpana melihat kawasan kawah putih, betapa tidak menakjubkan melihat dengan mata kepala sendiri genangan air yang berwarna putih disertai asap yang mengepul di atasnya. Warna air di danau kawah putih tidak selalu berwarna putih, terkadang air berwarna hijau apel dan kebiru-biruan, bila terik matahari dan cuaca terang, terkadang pula berwarna coklat susu. Bau belerang sedikit mengganggu bagi yang sebagian orang karena bisa menyebabkan batuk–batuk karena mencium baunya.

Namun bau tersebut sebaiknya dilupakan saja, karena sangat disayangkan bila kita tidak singgah di kawasan Kawah Putih, karena kita akan melewatkan sebuah nuansa alam yang sangat menakjubkan. Betapa indahnya lukisan yang pencipta. Keindahan yang ditampakkan akan membuat anda terus mengingatnya hingga beberapa waktu.

Situ Patengan


Situ Patengan adalah sebuah legenda romantis di zaman dahulu kala. Hamparan menghijau kebun teh yang terdapat di kiri kanan jalan menuju situ yang melegenda tersebut. Sebuah situ di atas pegunungan memberikan pemandangan yang menyejukkan sekaligus menyegarkan. Sentuhan kabut tipis yang seolah tiada henti menggantu di atas permukaannya, menambah romantisme dan kedamaian sejati yang tak terelakkan.

Tidak puas hanya melihat Situ Patengan dari kejauhan, tersedia perahu untuk lebih menyelami keindahan lebih dekat dengan mengelilingi danau, terutama mengunjungi pulau yang menjadi pelengkap legenda Situ Patengan. Pulau Asmara dan Batu Cinta merupakan lokasi yang menjadi tujuan para wisatawan. Konon menurut ceritanya, siapapun yang singgah ke Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara maka akan mendapatkan cinta yang abadi.

Situ Patengan menyediakan fasilitas yang cukup lengkap, diantaranya adalah area parkir yang cukup luas, toilet, mushola, toko cindera mata, hingga rumah makan.

around us


reach us


let's go to alam endah ciwidey


Mudah sekali menuju lokasi Kampung Wisata Alam Endah. Ketika anda memasuki Bandung melalui jalan Tol Padalarang – Cileunyi, keluarlah di Gerbang Tol Kopo. Beloklah ke kanan ke arah Soreang, terus ke Ciwidey. Sesudah kota Ciwidey, jalan mulai berkelok-kelok dengan keindahan pemandangan pertanian dengan sistem berundak.

Jarak desa dari Soreang sebagai ibukota kabupaten sejauh 25 km yang bisa ditempuh dalam 45menit. Sedangkan dari ibu kota kecamatan hanya ditempuh dalam 5 menit. Walaupun berada seolah di tempat yang terpencil, namun akses handphone sangat kuat, bahkan jalur telepon sudah mencapai desa.

Desa Alam Endah dengan luas desa 226,5 ha berada di Kecamatan Ranca Bali, Kabupaten Bandung memiliki kegiatan ekomomi yang paling menonjol yaitu pertanian dengan letak geografis berupa perbukitan yang berada di luar kawasan hutan. Jumlah penduduknya 8.136 orang yang terbagi ke dalam 4287 KK dengan jumlah keluarga pertanian mencapai 75%. Untuk memenuhi kebutuhan akan air penduduknya memanfaatkan mata air yang berlimpah.

facilities





the view of kampung

wisata kampung